Banyak Kegelisahan di Masa Pandemi, Iksan Skuter: Momen Tepat Untuk Berkarya dan Berbagi (Bagian Dua)

SIARAN PERS, MALANG, JAWA TIMUR -- Dalam kondisi apapun, menurut Iksan Skuter, musisi berada pada tugasnya yakni tetap bermain musik. Merekam, mengabarkan, dan mendokumentasikan karya. Bahkan di masa pandemi ini, bagi Iksan Skuter lebih tepat karena banyak sekali momen yang harus terekam dalam karya. Banyak kegelisahan, seperti orang kaya yang tiba-tiba jadi miskin, bahkan banyak juga kisah-kisah sebaliknya.

“Kurasa semua profesi terdampak Corona,” kata Iksan, “tapi bagi ku Corona membuat kita sadar bahwa kondisi yang kemarin sebelum Corona ternyata kondisi ‘mimpi’. Bayangkan, misalkan sebelumnya ada musisi dengan 30 jobs dalam sebulan full tidak ada libur, tapi duniawi dan tiba-tiba nikmat itu diambil Tuhan hingga tidak ada jobs sama sekali. Maka kondisi ini adalah momen unutk bergerak dan kita berpikir ekstra,” ujar Iksan Skuter dalam sebuah interview eksklusif pada tim Dompet Dhuafa di Gartenhaus Coffee, Malang (Jum’at, 6/11/2020).

Untuk menjadi Indonesia, Iksan juga sebut tidak melulu hanya sekedar berkarya pada nasionalisme yang terkesan simbolis merah putih saja. Indonesia kaya, banyak hal, salah satu idenya muncul dari makanan. Rawon, rendang, pecel, karedok, sepertinya itu tidak ada di negara lain.

“Nah, itu menjadi tematik salah satu album ku juga tentang ‘Pangan’ atau ‘Ketahanan Pangan’ dengan kekayaan Indonesia ini. Kurasa juga pas di masa pandemi ini,” imbuhnya.

Iksan juga katakan, program #BerbagiMusik ini merupakan sebuah konsep Dompet Dhuafa yang sangat menarik sekali. Mengkampanyekan kepedulian bersama untuk sesama dengan mengkolaborasikan musik di dalamnya karena ‘lebih cair’ untuk menggerakkan banyak orang.

“Paling penting lagi, kondisi ini menjadi momen kita untuk bermanfaat saling berbagi, menjadi manusia, dan memanusiakan manusia. Berbagi dengan apa yang kita bisa misalnya. Aku pernah beberapa kali juga sebelum ini bersinergi dengan teman-teman musisi lain melakukan penggalangan dana melalui live di sosial media juga, untuk membantu yang membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga: http://dompetdhuafa.org/id/berita/detail/Kegelisahan-Masa-Pandemi--Iksan-Skuter--Momen-Tepat-Berkarya-dan-Berbagi--Bagian-Satu

Kali ini bersama Dompet Dhuafa, Iksan Skuter mengajak kita semua untuk turut berkontribusi melalui program ‘Para Tangan Tangguh’ Humanesia 2020. Tentunya juga mengajak para Insan Muda untuk menyaksikan #BerbagiMusik eksklusif bersama Iksan Skuter di kanal YouTube DD TV https://www.youtube.com/watch?v=PAIuNVMEXOM .

“Doa yang paling baik adalah doa yang dikerjakan, istiqomah dengan apa yang kita kerjakan. Solusi dalam setiap permasalahan kurasa ada pada diri kita sendiri. Terima kasih untuk Dompet Dhuafa yang masih rela untuk mencurahkan energi dengan segala ide dan upayanya untuk memberikan sedikit ruang dan harapan bagi siapapun di kondisi seperti ini,” tutup Iksan Skuter. (Dompet Dhuafa / Foto & Penulis: Dhika Prabowo / Editor: Dhika Prabowo)



a:2:{s:2:

Dompet Dhuafa dan PT Paragon Maksim

Lihat Detail
Dompet Dhuafa dan PT
20 Nov 2020 14:04:25

BOGOR, JAWA BARAT -- “Awalnya rumah kami menjadi tempat rutin anak-anak mengaji. Kemudian April 2019 memulai program pendidikan, tapi tertahan adanya pandemi. Setelah itu, kita berangkat be [...]

a:2:{s:2:

Road Show Antar Provinsi, Disaster

Lihat Detail
Road Show Antar Prov
20 Nov 2020 13:46:11

TANGERANG SELATAN -- Pada Rabu (29/11/2021), Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menggelar road show pelatihan mitigasi bencana ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Di Jawa Timur [...]

a:2:{s:2:

Bangun Rumah Tempe Higienis, Genera

Lihat Detail
Bangun Rumah Tempe H
20 Nov 2020 13:36:58

DELI SERDANG, SUMATERA UTARA -- Tekstur dan rasa tempe tentu sudah begitu lekat di lidah kebanyakan orang Indonesia. Salah satu pangan dari kedelai ini pun sudah diolah ke ragam masakan yang [...]


Tuliskan Komentar