Empati Berdatangan, Darling Terima Amanah Bantuan Dari Masyarakat Untuk Penyintas Banjir

JAKARTA -- Adanya banjir memanggil jiwa kemanusiaan masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Melihat saudaranya tertimpa musibah banjir, mereka bergerak secara swadaya untuk mengumpulkan bantuan. Pos Dapur Keliling (Darling) Dompet Dhuafa yang berada di pengungsian Cipinang Melayu, menjadi pilihan masyarakat dalam menyalurkan bantuannya. Bantuan berupa uang tunai dan logistik makanan tak henti datang untuk untuk disalurkan ke penyintas.

“Sejak Jumat (3/1/2020) kemarin, setidaknya sudah ada sekitar sepuluh bantuan yang datang dari berbagai komunitas dan masyrakat umum. Bantuan beraneka ragam, ada bahan makanan, popok bayi hingga uang tunai,” terang Priyanto Syahputro, selaku Koordinator Darling Dompet Dhuafa yang sedang bertugas di pengungsian Cipinang Melayu.

Salah satu banuan datang dari komunitas Ertiga Club Indonesia (ERCI) Chapter Depok, yang telah menghimpun bantuan dari para member komunitasnya. Hanya beberapa hari pengumpulan, uang tunai jutaan dan logistik berhasil dikumpulkan. Sabtu (4/1/2020) pagi, mereka menitipkan banuannya melalui Dompet Dhuafa di Pos Darling yang ada di Pengungsian Cipinang Melayu, Kampus Borobudur, Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah, kita ada sekitar 150 member di Depok, dan sejak hari pertama banjir, kita terpanggil untuk bisa ikut membantu. Kami himpun bantuan bersama dan kita salurkan langsung ke pos Darling Dompet Dhuafa yang ada di Cipinang. Semoga bisa membantu warga,” terang Syarif, Sekjen ERCI Chapter Depok, di sela penyaluran bantuan.

Tak lama setelah ERCI Depok, beberapa pemuda datang dari ikatan alumni mahasiswa Borobudur. Tujuan mereka sama, yaitu menyalurkan bantuan dari kalangan alumni kampus yang tengah menjadi pengungsian bagi warga sekitar.

“Kami terpanggil kak, apalagi kampus kita bisa dijadikan posko pengungsian. Warga tentunya membutuhkan bantuan,” jelas salah satu mahasiswa.

Sudah empat hari, ratusan warga dari kelurahan Cipinang Melayu mengungsi di pelataran Masjid Raya Universitas Borobudur, Jakarta Timur. Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada malam tahun baru, mengakibatkan rumah mereka terendam. Alhasil, tidak ada pilihan selain bertahan di pengungsian sampai kondisi cuaca kembali normal.

Dompet Dhuafa sejak hari pertama, telah melakukan intervensi berupa bantuan evakuasi hingga logistik di wilayah Cipinang Melayu. Satu unit Dapur Keliling disiap siagakan memberikan asupan makanan kepada penyintas. (Dompet Dhuafa/Zul)



a:2:{s:2:

Inilah 8 Fakta Sejarah Wakaf yang J

Lihat Detail
Inilah 8 Fakta Sejar
14 Feb 2020 12:27:29

JAKARTA -- Sejarah wakaf memegang peranan yang sangat penting bagi perkembangan Islam di dunia. Wakaf bukan saja menjadi ibadah ritual biasa tapi juga berdampak bagi pembangunan sosial masya [...]

a:2:{s:2:

Kerinduan Dibalik Senyum Kecil Opan

Lihat Detail
Kerinduan Dibalik Se
14 Feb 2020 12:11:54

PANDEGLANG, BANTEN -- Setiap anak pasti mendambakan kehangatan dekapan kedua orang tunya, tidak terkecuali Opan (13) siswa kelas 11 (sebelas) madrasah tsanawiyah (MTS) di Pondok Pesantren As [...]

a:2:{s:2:

Pesantren Ke Pesantren, DD Tekno S

Lihat Detail
Pesantren Ke Pesantr
14 Feb 2020 11:56:53

PANDEGLANG, BANTEN -- Terdapat banyak tata cara sedekah dan santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang bisa dilakukan. Seperti misalnya memberikan baju baru, biaya, dan kebutuhan mengikuti pe [...]


Tuliskan Komentar