Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Nutrisi Untuk Jurnalis Terdampak Covid-19

foto cover: ilustrasi

JAKARTA -- Guna mengurangi angka penularan Covid-19 yang dalam sebulan menunjukan peningkatan signifikan, salah satu yang menjadi konsen pembatasan adalah kegiatan perekonomian dan perkantoran karena banyaknya kasus penularan dari klaster pekerja. Hanya perkantoran sektor esesial yang diizinkan melakukan Work From Office (WFO) dengan jumlah kurang dari 25%, selebihnya pekerjaan dilakukan secara Work From Home (WFH).

Akan tetapi tidak seluruh profesi bisa dilakukan dari rumah atau WFH, seperti profesi yang menuntut pekerjaan dilakukan langsung terjun ke lapangan. Salah satunya adalah para Jurnalis yang harus tetap menjalankan tanggung jawabnya menyampaikan informasi kejadian di suatu wilayah kepada masyarakat luas. Tentunya ini sangat beresiko dan sangata rentan untuk terpapar virus Covid-19.

Kampanye untuk tetap tinggal dirumah tidak bisa dilakukan para Jurnalis, bukan mereka tidak mau melakukan hal tersebut akan tetapi tuntutan profesi dan integritas menjadi pendorong mereka keluar rumah dan menjalankan tugasnya. Tidak sedikit Jurnalis yang akhirnya terpapar dan harus menjalani isolasi mandiri dirumah maupun fasilitas lainnya. Tentunya ini menjadi salah satu ironi dari pandemi Covid-19 yang belum kunjung menunjukan perbaikan.

Merespon berbagai peristiwa tentang kesulitan yang dialami para Jurnalis, Dompet Dhuafa terus mengajak masyarakat menebarkan kebaikan guna membantu pasien Covid-19 salah satunya dari kalanagan Jurnalis. Program ini dikemas dengan memberikan bantuan nutrisi selama isolasi mandiri kepada keluarga Jurnalis yang terpapar dalam menjalankan tugasnya.

Pemenuhan nutrisi adalah salah satu faktor penting untuk mendukung kesembuhan selama isolasi mandiri dan meningkatkan immunitas agar tidak mudah terpapas virus Covid-19. Dalam arti lain, pemenuhan nutrisi menjadi pendorong bagi para Jurnalis untuk sembuh agar mampu memenuhi kebutuhan kelaurganya secara mandiri seperti sediakala.

“Fokus dari campaign ini adalah untuk bantu memulihkan kondisi para Jurnalis yang terpapar atau terdampak Covid-19, profesi mereka yang harus turun ke lapangan membuat mereka sangat terbebani ketika terpapar virus dan harus menjalani isolasi mandiri,” jelas Dimas Muttakhin selaku PIC Aksi Bantu Pemulihan Keluarga Jurnalis Terdampak.

“Ini juga sebagai bentuk reward kepada para Jurnalis sebagai salah satu garda terdepan dalam meredam penyebaran Covid-19, informasi yang disebar luaskan para Jurnalis menjadi salah satu faktor penting untuk menekan laju penularan dimasayrakat. Semoga dengan adanya campaign ini Dompet Dhuafa mampu mengajak masyarakat menebar kebaikan salah satunya membantu memulihkan para Jurnalis terdampak,” sambung Dimas.

Para Jurnalis yang tergabung dalam Satgas Covid Jurnalis menyambut baik dengan adanya program ini. Dengan adanya bantuan untuk para Jurnalis terdampak diharapkan dapat meringankan beban para Jurnalis yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dan mengembalikan semangat untuk cepat pulih.

Hasan Alhabshy selaku koordinator Satgas Covid Jurnalis memaparkan banyaknya Jurnalis yang menjadi korban terdampak Covid-19 dan belum mendapatkan perhatian lebih. Sulitnya mendapatkan akses membuat Jurnalis sering menghadapi situasi darurat untuk mendapatkan pertolongan medis. Menurut data yang tercatat di Satgas Covid Jurnalis ada lebih dari 500 Jurnalis yang terpapar, bahkan sampai saat ini  lebih dari 100 Jurnalis wafat karena Covid-19.

“Mungkin dibandingan dengan profesi lain dilapangan dilengkapi dengan proteksi seperti APD dan sejenisnya, tetapi sering Jurnalis tidak difasilitasi perlindungan dalam menjalankan pekerjaannya. Sampai saat ini kami sudah mendata lebih dari 500 Jurnalis yang terpapar bahkan data kami mencatat sudah lebih dari 100 Jurnalis wafat terpapar Covid-19,” jelas Hasan melalui sambungan telepon.

Selanjutnya, Hasan menjelaskan latar belakang terbentuknya Satgas Covid Jurnalis berawal dari kersahan para Jurnalis perihal kurangnya perhatian selama menjalankan tugas. Gerakan ini berusaha saling membantu untuk memberikan proteksi yang layak selama pandemi Covid-19, mereka berusaha menggandeng beberapa pihak terutama Dompet Dhuafa untuk turut berkontribusi.

“Ini adalah inisiasi dari kawan-kawan Jurnalis untuk memberikan bantuan terutama bagi Jurnalis yang terdampak Covid-19, kita disini berusaha meluangkan waktu untuk membentuk suatu wadah perlindungan Jurnalis selama pandemi ini. terlepas dari itu semua kami juga membutuhkan support dari berbagai pihak salah satunya Dompet Dhuafa dalam mewujudkan perlindungan bagi para Jurnalis melalui program salah satunya kesehatan,” pungkas Hasan.

Sahabat, mari kita penuhi nutrisi yang cukup untuk mereka, bantu mereka berjuang untuk sembuh kembali. Salurkan kebaikanmu melalui BCA 237.300.4723, Mandiri Syarian/BSI 7.000.523.757 an. Yayasan Dompet Dhuafa, sertakan kode unik 40 untuk komunitas SATGAS COVID Jurnalis pada donasi (misal 1.000.040). Informasi & konfirmasi donasi WhatsApp 08111 544 488 a.n Dompet Dhuafa 088291590767 a.n satgas covid Jurnalis. Uluran tanganmu sangat berarti untuk mereka yang membutuhkan. (Dompet Dhuafa / Arlen)




Tuliskan Komentar