Kunci Pencegahan Covid-19 pada Partisipasi Masyarakat Gunung Kidul

SIARAN PERS, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA -- Masyarakat merupakan garda terdepan dalam ihwal kesehatan. Masyarakat merupakan pihak yang paling utama dalam membicarakan upaya preventif atau pun promosi kehidupan yang sehat dan bersih. Sehingga perlu memberikan informasi yang jernih dan tepat kepada masyarakat agar tidak mudah terjangkit penyakit mana pun.

Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta memberikan edukasi pola hidup sehat dan bersih ke wilayah-wilayah pelosok. Adapun titik-titik tersebut antara lain; Pos Sehat Secang Kel. Sidomulyo, Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo; Pos Sehat Kersan Kel. Triwidadi, Kec. Pajangan, Kab. Bantul; Pos Sehat Pringapus Kel. Tepus, Kec. Giripanggung, Kab. Gunungkidul; Pos Sehat Bendo Kel. Ngentakrejo, Kec. Lendah, Kab. Kulon Progo; Pos Sehat Patalan Kec. Jetis, Kab. Bantul; Pos Sehat Dusun Ngasemayu, Kel.Salam, Kec Patuk, Kab. Gunungkidul; dan Pos Sehat Dusun Soka, Kel. Mertelu Kec. Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, sejak 25 Juli 2020.

“Persiapan penerapan New Normal sudah mulai diberlakukan di Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Meski jumlah penderita Covid-19 masih terus bertambah, tak jarang pula banyak informasi keliru yang menganggap New Normal sebagai pertanda berakhirnya pandemik,” jelas Erica Yunita Trisnawati selaku SPV Bagian Program Kesehatan Dompet Dhuafa Yogyakarta.

Edukasi dilakukan kepada kelompok majelis ta'lim. Kemudian melalui majelis ta'lim ini akan disebarkan kembali ke masyarakat luas. Harapannya, meski sudah diberlakukan sistem New Normal, warga setempat tidak melupakan penerapan protokol kesehatan seperti mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, juga menjaga jarak saat kegiatan bersama seperti posyandu dan musyawarah.

“Saat ini hanya tiga pos sehat yang berjalan denga fokus kegiatan pengobatan gratis dan layanan keluarga berencana, yakni Pos Sehat Secang, Patalan,dan Kersan. Selain itu juga ada pendampingan posyandu serta pembentukan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM),” lanjut Erica.

“Sejauh ini masyarakat sudah teredukasi dengan baik terkait protokol kesehatan. Dan setiap kali kegiatan juga sudah ada penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) serta jaga jarak,” tututp Erica. (Dompet Dhuafa / Foto: LKC Yogyakarta / Penulis: LKC Yogyakarta, Fajar / Editor: Dhika Prabowo)



a:2:{s:2:

Bahagia Zaki, Terima Kado dari Dona

Lihat Detail
Bahagia Zaki, Terima
09 Sep 2020 21:50:29

BOGOR – Sejak kecil, ia sudah diperkenalkan almarhum ayahnya dengan pengajian. Dari masjid ke masjid, ia hadir bersama ayah, ibu dan beberapa saudaranya ke sejumlah pengajian. Kenangan itu selalu membekas [...]

a:2:{s:2:

Inisiasi Hari Berbagi Nasional, Dom

Lihat Detail
Inisiasi Hari Berbag
09 Sep 2020 18:17:57

JAKARTA -- Tak terasa, umat muslim dunia telah meniti hari ke-23 Ramadan, yang tepat jatuh pada Rabu (5/5/2021). Hari yang mana umat muslim dunia dan khususnya Indonesia, tengah semangat meng [...]

a:2:{s:2:

Muliakan Guru Ngaji dan Anak Yatim,

Lihat Detail
Muliakan Guru Ngaji
09 Sep 2020 17:01:20

BULELENG, BALI -- Pada Senin (3/05/2021), Dompet Dhuafa Bali menyalurkan amanah para muzzaki berupa paket lebaran ke Desa Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali. Sekitar empat jam perjalan [...]


Tuliskan Komentar