Peletakkan Batu Pertama Masjid Az Zahra, Dompet Dhuafa Optimalkan Pusat Belajar Mengaji Cahaya Negeri Lampung Utara

LAMPUNG UTARA -- Helat peletakkan batu pertama pada Rabu (15/9/2021), Dompet Dhuafa tandai resminya ikhtiar pembangunan Masjid Az Zahra di kawasan wakaf Pusat Belajar Mengaji (PBM) Cahaya Negeri, Kec. Abung Barat, Kab. Lampung Utara. Antusias masyarakat Desa Cahaya Negeri yang hadir melengkapi khidmat dan harunya keberlangsungan momentum itu disana.

Peletakkan batu pertama tersebut, dilakukan langsung secara simbolis oleh Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat (DBPM) Dompet Dhuafa; Ust. Ahmad Shonhaji, Camat Abung Barat; Evril Irawan, Perwakilan Wakif; Nurhasbiah, Ambassador Wakaf Dompet Dhuafa; Ismail A. Said, Pegiat Sosial Wakaf Dompet Dhuafa; Aliyah Sayuti, beserta para stakeholders terkait.

Dalam sambutannya, General Manager Pemberdayaan dan Pengembangan Wakaf Dompet Dhuafa, Iqbal, menyebutkan bahwa, Masjid Az Zahra sendiri akan dibangun dengan ukuran 20x20 meter, diatas lahan wakaf seluas 1,1 hektar, kawasan PBM Cahaya Negeri.

“Masjid Az Zahra dapat menampung hingga 500 jamaah. DIbangun dalam kawasan PBM Cahaya Negeri yang diasuh oleh 5 (lima) ustadz dan ustadzah. Harapan besar, hadirnya PBM juga Masjid Az Zahra bisa membangun peradaban sosial serta mengoptimalkan sarana bagi rumah santri dan maslahat masyarakat,” sebut Iqbal.

Baca Juga: http://dompetdhuafa.org/id/berita/detail/Cahaya-Negeri-di-Lampung-Utara--Peletakan-Batu-Pertama-Pusat-Belajar-Mengaji

Senada dengan itu, Direktur DBPM Dompet Dhuafa, Ust. Ahmad Shonhaji, turut memaparkan bahwa saat ini di PBM Cahaya Negeri telah berdiri  bangunan ruang-ruang belajar berupa kelas, aula, dan rumah tinggal pengajar yang kini sudah mulai aktif. Selain Masjid Az Zahra, ke depan, kawasan PBM Cahaya Negeri juga akan dibangun rumah santri, serta rumah pemberdayaan bagi UMKM lokal.

“Tujuan kami, Pusat Belajar Mengaji Cahaya Negeri sebagai central of excellent. Pesantren dengan pendekatan modern yang membangun peradaban pendidikan Islam dari Cahaya Negeri. Melalui dibangunnya Masjid Az Zahra ini, akan menopang kegiatan para santri, juga tentu untuk mengoptimalkan kemaslahatan masyarakat. Tahun-tahun pertama ini memang perintisan dan penguatan, semoga menjadi sinergi dalam memudahkan wakaf,” papar Ust. Ahmad Shonhaji.

Dalam kesempatannya, Evril Irawan selaku Camat Abung Barat, mengungkapkan, ia turut haru karena dalam kondisi keprihatinan wilayah Cahaya Negeri dan dalam situasi pandemi, namun banyak masyarakat masih tergerak dan berjuang untuk kebangkitan sosial masyarakat mendirikan Masjid Az Zahra.

“Ini luar biasa menyentuh hati. Dengan adanya pembangunan dakwah Dompet Dhuafa disini, mungkin akan menjadi pengaruh perubahan dalam pendidikan, dakwah, juga ekonomi disini. Mewakili pemerintah wilayah, kami menyampaikan apresiasi untuk hal bermanfaat seperti ini,” ungkap Evril.

Sedangkan sebagai putra daerah yang lahir di Lampung Utara dan telah mengemban amanah selama 11 tahun di Dompet Dhuafa, Ismail A. Said selaku Ambassador Wakaf Dompet Dhuafa, memiliki banyak mimpi untuk mendirikan ragam manfaat wakaf untuk umat. Salah satunya melalui PBM ini yang ungkapnya telah menggerakkan hati 256 ribu donatur dalam satu tahun pembangunan berjalan.

“Masjid Az Zahra ada untuk melengkapi pesantren dan tentu sangat terbuka untuk masyarakat, berharap PBM juga dimanfaatkan untuk tahfidz para lansia. Saya terharu, kemarin belum dimulai saja tapi donasi wakaf berupa material sudah berdatangan dari kebaikan masyarakat. Bahkan semalam saya dengar, ada tukang bangunan PBM yang mendonasikan penghasilannya untuk membeli material pasir untuk diwakafkan ke pembangunan Masjid Az Zahra. Alhamdulillah 256 ribu donatur tergerak dalam satu tahun untuk PBM ini, juga salah satunya berkat Aliyah Sayuti, pegiat wakaf millenial Dompet Dhuafa,” aku Ismail A. Said.

Sedangkan mulanya, Nurhasbiah selaku Wakif, mengakui, tertarik wakaf sebagai salah satu instrumen spiritual yang merupakan salah satu syarat kunci surga paling ringan, selain ibadah sholat malam dan bersabar.

“Semoga wakaf ini menggerakkan banyak masyarakat untuk ikut bersyukur. Melalui Dompet Dhuafa, Allah meridhoi menaruh dan menghadirkan lembaga pendidikan (PBM) di Abung Barat. Ini hadiah dari Allah, sebuah cahaya nyata di Cahaya Negeri,” pungkas Ismeth. (Dompet Dhuafa / Dhika Prabowo)




Tuliskan Komentar