RST Sosialisasikan Bahaya TBC Kepada Masyarakat

SIARAN PERS, BOGOR -- Penyakit tuberkulosis (TBC) disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Menurut dr. Fadhlia Majidiah, Sp.P, dari RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, TBC merupakan penyakit endemik. Namun sayangnya literasi masyarakat terhadap penyakit tersebut masih kurang. Hal tersebut ditandai dengan persepsi bahwa TBC hanya menyerang masyarakat golongan bawah. Padahal kenyataannya TBC bisa menyerang siapa saja.

"Semua masyarakat berbagai kalangan bisa kena TBC. Memang ada pandangan dari faktor sosial. Tapi sebenranya penularan bisa ke siapa saja," ungkap dokter spesialis paru tersebut di RST Dompet Dhuafa, pada Selasa (21/1/2020).

Menurut Fadhlia, penyakit TBC tak hanya menyerang paru. Tetapi juga dapat menggerogoti organ tubuh lain termasuk tulang. Fadhlia berujar, bagi pasien TBC tak perlu berkecil hati. Karena masih ada kesempatan untuk sembuh total.

"Semua penderita TBC sebenarnya bisa sembuh total. Syaratnya minum obat jangan putus. Lamanya pengobatan bervariasi. Kalau TBC resisten obat bisa 18 sampai 24 bulan," terangnya. (Dompet Dhuafa/Adit RST)



a:2:{s:2:

Serangan Israel di Penghujung Ramad

Lihat Detail
Serangan Israel di P
15 Feb 2020 22:49:01

YERUSALEM -- Amukan tentara Israel, kembali melukai saudara kita di Palestina. Berawal pada Jum'at (7/5/2021) lalu, saat umat Islam memadati Masjid Al Aqsa, guna menyambut lailatul qadar. Pemicu serangan [...]

a:2:{s:2:

Ramadan Kedua di Masa Pandemi, Peng

Lihat Detail
Ramadan Kedua di Mas
15 Feb 2020 03:13:58

JAKARTA -- Berdasarkan hasil pleno oleh jajaran Direksi Dompet Dhuafa di Philantrophy Building, Jakarta Selatan, Dompet Dhuafa kembali berhasil menghimpun dana zakat dan dana kemanusiaan lain [...]

a:2:{s:2:

Sepi Pengunjung Kala Larangan Mudik

Lihat Detail
Sepi Pengunjung Kala
15 Feb 2020 23:12:38

JAKARTA -- Tidak terasa Ramadan 1442 H akan segera pergi meninggalkan kita, semua amalan kebaikan yang dilakukan selama bulan Ramadan semoga menjadi penghantar doa-doa kita bertemu dengan R [...]


Tuliskan Komentar