Usai 200 Zona Layanan Nasional, Dompet Dhuafa Buka 30 Jaringan Internasional

JAKARTA -- Usai membuka 200 zona layanan di seluruh nusantara bulan lalu, Dompet Dhuafa terus melebarkan sayapnya. Sebagai langkah turut mewujudkan perdamaian dunia, Dompet Dhuafa membuka 30 jaringan di berbagai belahan dunia. Bertempat di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/12/2019) malam, Dompet Dhuafa meresmikan ke-30 jaringan global tersebut.

Imam Rulyawan, selaku Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa mengatakan, "Acara ini merupakan sebuah pertemuan kemanusiaan lintas negara. Dalam acara tersebut tidak ada lagi perbedaan suku, ras, maupun agama. Semuanya datang dengan membawa misi yang sama, yaitu kemanusiaan".

Di tengah-tengah sambutan, Imam memutarkan sebuah video mengenai Dompet Dhuafa yang telah mendapatkan penghargaan Ramon Magsaysay Award di bidang kemanusiaan. Ramon Magsaysay Award dianggap oleh lembaga-lembaga kemanusiaan sebagai nobel tingkat Asia. Imam mengajak kepada jaringan-jaringan global Dompet Dhuafa untuk bersama lebih giat, dalam upaya menyejahterakan dunia dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Mudah-mudahan bersama kawan-kawan yang hari ini bergabung sebagai jaringan global Dompet Dhuafa, Nobel tingkat dunia bisa kita dapatkan,” ujar Imam, kepada para perwakilan jaringan.

Ke-30 jaringan global tersebut nantinya akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan Dompet Dhuafa ke berbagai negara. Angka 30 jaringan memang masih sedikit dirasa untuk skala global. Meski begitu, 30 jaringan tersebut tersebar di beberapa negara yang rawan atas bencana dan konflik, baik itu konflik rasial, sosial, bahkan agama.

“Dengan adanya jaringan di luar negeri, nantinya akan sangat membantu Dompet Dhuafa dalam mengemban misi kemanusiaan. Termasuk segala informasi, tenaga relawan, akses bantuan dan logistik hingga perizinan bisa dengan cepat didapatkan,” tandas Haryo Mojopahit, selaku General Manajer Advokasi Dompet Dhuafa.

Dr. Zuma, duta dari Tanzania mengatakan, akan siap dan selalu sigap menjadi bagian dari Dompet Dhuafa. Menurutnya, Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Ia menayakini Dompet Dhuafa merupakan lembaga kemanusiaan yang luar biasa. Keyakinan tersebut diperkuat setelah dirinya dan beberapa ambassador lainnya melakukan kunjungan di Zona Madina, kawasan pemberdayaan Dompet Dhuafa di Parung, Bogor, pada Kamis (12/12/2019) siang. (Dompet Dhuafa/Muthohar)



a:2:{s:2:

Serangan Israel di Penghujung Ramad

Lihat Detail
Serangan Israel di P
13 Feb 2020 22:49:01

YERUSALEM -- Amukan tentara Israel, kembali melukai saudara kita di Palestina. Berawal pada Jum'at (7/5/2021) lalu, saat umat Islam memadati Masjid Al Aqsa, guna menyambut lailatul qadar. Pemicu serangan [...]

a:2:{s:2:

Ramadan Kedua di Masa Pandemi, Peng

Lihat Detail
Ramadan Kedua di Mas
13 Feb 2020 03:13:58

JAKARTA -- Berdasarkan hasil pleno oleh jajaran Direksi Dompet Dhuafa di Philantrophy Building, Jakarta Selatan, Dompet Dhuafa kembali berhasil menghimpun dana zakat dan dana kemanusiaan lain [...]

a:2:{s:2:

Sepi Pengunjung Kala Larangan Mudik

Lihat Detail
Sepi Pengunjung Kala
13 Feb 2020 23:12:38

JAKARTA -- Tidak terasa Ramadan 1442 H akan segera pergi meninggalkan kita, semua amalan kebaikan yang dilakukan selama bulan Ramadan semoga menjadi penghantar doa-doa kita bertemu dengan R [...]


Tuliskan Komentar