Makna dan Hikmah Idul Fitri dalam Islam

Kenapa setelah berpuasa harus dirayakan? Memang apa makna dan hikmah idul fitri dalam Islam? Randi selama ini selalu heran. Kenapa setiap tahun orang-orang rela mengantri membeli pakaian baru? Kenapa orang-orang saling meminta maaf?

Selama ini Randi bersikap biasa saja. Ya puasa, puasa saja. Lebaran, ya gitu gitu saja. Setiap tahun merasa tidak istimewa. Karena mudik menjadi kebiasaan seperti gugur kewajiban. Namun berbeda dengan saat ini. Dalam waktu kurang tiga bulan, pandemi wabah virus corona mampu mengubah semua kondisi. Ekonomi jadi berantakan, orang-orang terhambat aktivitasnya, pelarangan mudik. Padahal Randi sudah membeli tiket untuk pulang ke kampung halamannya.. 

Randi menelepon ibunya. Memohon maaf tidak bisa pulang ke rumah. Jakarta menjadi zona merah. Randi khawatir dia membawa paparan virus apabila mudik. Ada perasaan tidak enak di dalam dada Randi. Tahun-tahunnya merasa lebaran itu biasa saja, tidak ada istimewanya. Kini dia menangis tanpa suara karena tidak bisa bertemu keluarganya. Dunia sedang sibuk memerangi corona.

Pasti ada makna dan hikmah di balik ini semua, yang tidak disadari. Randi mulai refleksi diri. Mengingat momen-momen Idul Fitri yang penuh arti. Walau tidak pulang kampung, pasti kita tetap bisa menemukan makna dan hikmah idul fitri.

Makna dan Hikmah Idul Fitri dalam Islam, Saat Pandemi

Kata “id” berasal dari akar kata “aada --yaudu” yang memiliki arti “kembali”. Sedangkan “Fitri” memiliki arti bersih, kembali suci dari segala dosa dan keburukan. Sehingga idul fitri memiliki arti kembali lagi ke kondisi di mana kita dilahirkan.

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim di dunia. Menjadi puncak ibadah puasa Ramadhan umat muslim. Walau saat ini kita sedang dalam situasi wabah virus corona, kita tetap dapat menemukan makna dan hikmah idul fitri.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, menahan hawa nafsu dan memperbanyak ibadah. Tidak terlalu banyak tidur, namun tetap bekerja dengan baik saat berpuasa. Mengurangi perilaku-perilaku buruk yang dulu sering dilakukan saat sebelum berpuasa. Berikut ini adalah makna dan hikmah Idul Fitri dalam Islam.

  1. Hari Kemenangan dari Hawa Nafsu

Saat puasa berakhir, Allah memerintahkan kepada umat muslim untuk merayakannya. Merayakan bahwa muslim yang berpuasa, telah berhasil mengendalikan dirinya dari hawa nafsu berlebihan dan perbuatan yang buruk.

Diri sendiri adalah lawan terberat untuk dilawan. Kadang, ada saja beberapa hal yang kurang baik, yang kita betah untuk melakukannya. Kemudian sulit untuk lepas dari kenyamanan berbuat tidak baik. Puasa menjadi alternatif yang diberikan oleh Allah untuk kita mengendalikan diri. Merayakan keberhasilan menahan hawa nafsu menjadi makna dan hikmah idul fitri.

  1. Mengembalikan Kita Kepada Fitrah

Hari Raya Idul Fitri mengembalikan kita kepada fitrah. Kepada kondisi, seolah-olah seperti bayi yang suci dan baru dilahirkan. Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala (dan ridha Allah), maka niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. Muttafaq ‘alaih).

  1. Sebagai Media Penyambung Silaturahmi

Makna dan hikmah idul fitri adalah sebagai media penyambung silaturahmi. Mungkin saja selama ini kita terlalu sibuk hingga jarang berkomunikasi dengan teman, kerabat, bahkan keluarga besar. Idul fitri menjadi momen untuk kembali menyambung tali silaturahmi.

Dalam kondisi wabah corona, tentu kita tidak bisa saling bersilaturahmi dengan berkumpul, seperti yang biasa dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Satu-satunya jalan silaturahmi yang dapat kita lakukan saat ini, agar tidak mempercepat penyebaran, adalah lewat media sosial. Bertemu sapa melalui video call atau video conference. Walau tidak bisa bercengkrama secara langsung, semoga melalui media sosial juga tetap dapat mempererat silaturahmi kita.

  1. Mengingatkan Kita Untuk Terus Bersyukur

Hari Raya Idul fitri menjadi momen penuh makna dan hikmah yang mengingatkan kita untuk terus bersyukur. Bersyukur bahwa kita masih memiliki kesempatan untuk hidup. Bersyukur masih diberi kesempatan untuk menikmati berkah bulan Ramadhan. Bersyukur masih dapat bertemu dengan hari raya kemenangan idul fitri.

Bentuk rasa syukur dapat diungkapkan dengan ucapan Alhamdulillah, atau dengan melakukan kebaikan. Salah satu kebaikan yang menunjukkan rasa syukur adalah bersedekah. Memberikan kelebihan yang kita miliki kepada saudara sesama muslim yang merayakan Idul Fitri.

  1. Sebagai Titik Awal Menjadi Lebih Baik

Hikmah Idul Fitri menjadi titik tolak bagi kita, menjadi awal untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Selama tiga puluh hari penuh kita menempa diri dengan kebaikan melalui ibadah puasa, shalat, mengaji, dan membayar zakat. Hasil ibadah kita memiliki makna dan hikmah untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

Kondisi wabah corona memang menyulitkan kita dalam segala hal. Kita jadi tidak dapat merayakan Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, walau dalam kondisi seperti ini, kita harus tetap saling peduli, berbuat kebaikan kepada sesama, agar dapat sama-sama bertahan menghadapi pandemi.

Menebar Kebaikan Saat Hari Kemenangan

Setelah merenung dan menyalurkan kesedihan dengan cara yang aman, Randi kembali menelepon kedua orang tuanya. Bercakap-cakap melalui media video call. Selama ini Randi kurang banyak mendengarkan hal-hal yang diceritakan orangtuanya, kini terasa sangat bermakna.

“Walau lebaran sendirian, tetap berbuat baik ya Le.” pesan Ibu kepada Randi. 

“Iya Bu, Randi berencana kamu donasi ke Dompet Dhuafa setelah telepon Ibu. Buat bayar zakat fitrah dan donasi beberapa programnya untuk penanggulangan wabah Covid.”

“Alhamdulillah. Semoga wabah covid segera mereda, jadi kita bisa ketemu lagi ya Le.”

Setelah telepon video berakhir, Randi membuka aplikasi online payment, untuk membayar zakat fitrah, sekaligus turut menebar kebaikan dengan berdonasi di program selainnya. Sebelum rayakan kemenangan, ingat untuk bayar zakat fitrahmu ya. Klik banner di bawah ini untuk membayar zakat fitrah.


 



a:2:{s:2:

Dana Zakat Bantu Pengobatan Fathi

Lihat Detail
Dana Zakat Bantu Pe
18 Mei 2020 18:13:54

SIARAN PERS, MEDAN, SUMATERA UTARA -- Berdasarkan hasil pemeriksaan, Fathiyya dinyatakan terkena penyakit Anemia defesiensi besi (ADB), malnutrisi, dan gangguan elektrolik. Fathiyya sampai sa [...]

a:2:{s:2:

Harta Benda Hanyut, Nova Tak Pernah

Lihat Detail
Harta Benda Hanyut,
18 Mei 2020 17:56:57

SIARAN PERS, SUKABUMI, JAWA BARAT -- Banjir Bandang datang dengan gemuruh, menerjang wilayah Cicurug, Sukabumi, pukul 16.30 WIB sore pada Senin (21/9/2020). Memaksa Nova ( [...]

a:2:{s:2:

Aksi Bersih dan Layanan Kesehatan P

Lihat Detail
Aksi Bersih dan Laya
18 Mei 2020 17:18:39

SIARAN PERS, SUKABUMI, JAWA BARAT -- Dengan menggunakan sekop, pacul, dan bantuan mesin diesel, tim Disaster Management Centre (Dompet Dhuafa) mulai membersihkan rumah-rumah yang terdampak Ba [...]


Tuliskan Komentar